RehatNews – DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan (Sumsel) meminta kader partainya kompak dan bersatu untuk memenangkan agenda politik pemilihan legislatif dan pemilihan presiden RI 2024 mendatang.
Demikian ditegaskan Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda N Kiemas pada acara Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) dalam rangka perayaan HUT Ke 50 PDI Perjuangan, di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (11/2).
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, senam Sicita merupakan bagian dari konsolidasi bersama untuk membangun kekuatan bersama untuk memenangkan pemilu legislatif (Pileg) 2024.
“Persiapan diri kita menghadapi pemilu legislatif 2024, harapan saya selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel kita semua bersatu, kompak, berkerja bersama, bergotong royong memenangkan pemilu 2024 ini,” ujar Giri Ramanda.
Menurut Giri, pemilu 2024 meruapakan tantangan PDIP sebagai partai politik untuk menunjukkan bahwa partainya bisa menang tiga kali berturut-turut didalam pemilu legislatif. Selain itu, agenda penting lainnya yaitu memenangkan pemilihan Presiden RI 2024 mendatang.
“Harapan saya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel rekan-rekan kembali kedaerahnya masing-masing, perkuat barisan, perkuat konsolidasi, satukan kekuatan kita, perkuat organisasi kita yang tadi rantingnya kacau balau dibenarkan, yang anak rantingnya belum ada dilengkapi, yang sudah lengkap dari PAC, ranting, anak ranting lengkapi dengan kelompok kerja ditiap TPS, ini bagian kita untuk menguatkan organisasi kita , untuk kita bisa memenangkan pemilu legislatif tahun 2024,” tegasnya.
Pada gelaran SICITA di BKB Palembang, yang dihadiri ribuan peserta, hadir juga Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua MPR RI, Dr H Ahmad Basarah SH MH serta jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Sumsel, DPC PDI Perjuangan seluruh kabupaten kota.
Menurut Ahmad Basarah, masa depan Republik Indonesia tergantung pada partai politik, karena hampir seluruh keputusan negara sumbernya dari partai politik.
“ Presiden yang lahir dari rahim partai politik itu menentukan lapar dan kenyangnya nasib rakyat Indonesia, maju dan mundurnya negara Indonesia, presiden sekali lagi lahir dari rahim partai politik, kalau pak Jokowi selesai di 2024 mau kita punya Presiden lagi,” katanya.
Begitupula anggota DPRD Provinsi dan kabupaten kota di Sumsel yang dipilih dari PDI Perjuangan bisa membuat kebijakan daerah dan mengikat seluruh masyarakat.
“Semua sumbu kebijakan Republik Indonesia, sumbunya partai politik, garam hilang, beras mahal, minyak goreng langka, sekali lagi sumbu persoalannya adalah politik, jadi bersyukurlah saudara -saudara yang bergabung di PDI Perjuangan karena bukan hanya partai ini partai tertua di Indonesia tapi PDI Perjuang adalah partai besar yang telah menang 3 kali dalam pemilu di Indonesia yaitu di pemilu 1955, pemilu 1999, pemilu 2014 dan pemilu 2019 lalu dan kita berikhtiar, berjuang dan berdoa, PDI Perjuangan menang selama Republik Indonesia ini ada,” katanya.(aar)








