RehatNews – Anggota Komisi Ii DPR RI, Giri Ramanda N Kiemas meminta pemerintah merapikan data administrasi kependudukan (Dukcapil) sebelum membuka rekening bank bagi seluruh warga negara.
Menurut Giri, keadilan bagi rakyat akan terwujud dengan administrasi kependudukan yang rapi. Dengan data kependudukan yang benar, penyaluran bansos akan tepat sasaran.
“Apakah keadilan akan terwujud? Bisa tidak, bisa iya,” ujar Giri kepada RMOLSumsel, Kamis (10/9/2026).
Pertanyaan ini menyeruak ketika Presiden meminta agar seluruh warga negara mempunyai rekening bank di BRI dan BSI agar penyaluran bansos melalui cash transfer bisa tepat sasaran.
“Program yang sangat mulia ini harus ditopang dengan adminstrasi kependudukan yang rapi. Pertanyaan berikut apakah sudah rapi? Apakah sudah seluruh warga negara sudah terekam dan tercatat di Administrasi Kependudukan?,” sambung Giri.
Politisi PDIP ini mengatakan, peran penting Depdagri dan Pemerintah Daerah sangat vital untuk memastikan seluruh warga negara terekam dan tercatat data kependudukannya.
Perekaman data sampai ke pelosok pelosok harus dilakukan dengan segera agar datanya valid dan keadilan sosial bisa diwujudkan.
Pemerintah Daerah sebagai ujung tombak dengan perangkatnya sampai tingkat desa harus menjadi bagian penting dalam pendataan dan perekaman data kependudukan.
Lebih lanjut, pemerintah pusat melalui Depdagri harus mendukung anggaran untuk pendataan baik perangkat keras, perangkat lunak dan batuan insentif bagi daerah yang berhasil mewujudkan 100 % perekaman data.
“Jika data kependudukan valid maka niat baik Presiden untuk membukakan rekening bank untuk seluruh warga negara bisa terwujud dan selanjutnya bantuan bisa mengalir ke rekening warga negara dengan tepat. Berikutnya bagaimana menentukan bantuan agar tepat sasaran agar keadilan sosial bisa terwujud,” tutupnya. (Aar)








