Prabumulih – Pasangan calon walikota dan wakil walikota nomor urut 3, Ngesti-Amin, mengungkapkan komitmennya untuk memberikan akses internet gratis kepada masyarakat serta melanjutkan program pemberdayaan perempuan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam debat publik kedua yang berlangsung pada Senin malam, 11 November 2024, di Ballroom Hotel South Sumatera, Kota Prabumulih.
Dalam debat tersebut, Ngesti, calon walikota, menjelaskan bahwa program penyediaan internet gratis akan dilakukan dengan memasang koneksi internet di setiap rumah.
Program ini terbagi menjadi beberapa kategori, di antaranya “Internet Murah” untuk keluarga dengan ekonomi menengah ke atas, serta “Internet Gotong Royong” yang memungkinkan satu rumah untuk berbagi hotspot dengan tetangga yang tidak mampu.
Selain itu, Ngesti juga menambahkan bahwa internet gratis akan diberikan khusus untuk usaha kecil dan menengah (UKM) serta fasilitas umum (UBER) guna mendukung kegiatan perekonomian dan pelayanan masyarakat.
Tak hanya itu, pasangan calon ini juga bertekad untuk melanjutkan program pemberdayaan perempuan.
“Kami ingin memberdayakan ibu rumah tangga, yang mayoritas ada di Prabumulih, dengan memberikan pelatihan agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Setelah mereka menguasai keterampilan tertentu, mereka akan diberikan alat bantu untuk memulai usaha,” ungkap Ngesti.
Lebih lanjut, Ngesti juga berencana mendirikan pusat pelayanan terpadu di setiap kelurahan dan desa. Pusat ini akan berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi perempuan dan anak dari kekerasan fisik maupun mental.
“Pusat ini akan memudahkan masyarakat untuk melapor jika terjadi tindak kekerasan, serta memberikan perlindungan dengan cepat,” tambahnya.
Komitmen Ngesti-Amin untuk memajukan Kota Prabumulih dengan fokus pada teknologi dan pemberdayaan perempuan mendapatkan perhatian positif dari para peserta debat dan masyarakat yang hadir. (RD)








