RehatNews – Sekolah Tinggi Ilmu Al Qur’an (STIQ) Annur Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan menyelenggarakan Stadium General untuk Mahasiswa Program Strata Satu secara offline di Ruang Seminar STIQ dengan mendatangkan langsung narasumber dua orang Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang (30/09/2023).

Bertindak sebagai narasumber pada acara ini adalah Dr Saipul Annur, M.Pd dan Dr Afriantoni yang dihadiri Dr Syamsuddin, M.Pd.I selaku Ketua STIQ bersama jajaran pimpinan STIQ, pengelola Prodi, Lembaga Penjamin Mutu, para Dosen, para tenaga kependidikan dan mahasiswa STIQ Annur Lempuing OKI.

Stadium General kali ini mengangkat tema, “Framing Manajemen Pendidikan Tinggi Modern: Sebuah Ikhtiar Pembenahan Berkelanjutan”. Pembukaan Stadium Gerenal ini dibuka langsung oleh Ketua STIQ, Dr Syamsuddin, M.Pd.I yang dalam sambutannya menyatakan bahwa sangat penting bagi kita menyelenggarakan kegiatan Stadium General ini sangat penting untuk membangun ghiroh, semangat, dan motivasi mahasiswa untuk terus belajar soal keilmuan manajemen pendidikan tinggi modern yang berguna bagi diri sendiri dan masyarakat luas. Termasuk untuk membangun lembaga kita dan masa depan kita semua. Menurutnya bahwa ” Kegiatan ini akan memberikan motivasi untuk mahasiswa ke depannya agar bisa sukses dalam menempuh perkuliahan dan dapat tamat dengan nilai terbaik,”, ujar Dr Syamsuddin, M.Pd.I

Dalam tertib acara Stadium General ini penyampaian materi diawali oleh Dr Afriantoni yang menyatakan bahwa tantangan pendidikan masa depan sangat kompleks juga kompetitif. Untuk itu, maka pendidikan tinggi yang modern dan terus berkembang harus mengetahui framing dalam membangun lembaga yang dicintai. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa setidaknya ada empat frame yang harus diketahui yakni yang paling utama adalah SDM, kemudian sistem, politik dan simbolis. Keempat ini sangat erat kaitannya meletakan SDM sebagai awal prioritas untuk pembangunan melalui landasan filosofis, historis, sosiologis, dan religius. Keberadaan keempat landasan ini berkesinambungan untuk memetakan ikhtiar perbenahan berkelanjutan dengan mengedepan kepemimpinan yang kuat, dukung kultur atau budaya organisasi yang humanis dan sistem yang memiliki arah atau roadmap yang jelas yang berkelanjutan.

Pada sesi selanjutnya Dr Saipul Annur, M.Pd mengangkat penting memahami perubahan-perubahan kekinian dalam dunia pendidikan untuk mengikuti adanya zaman yang berubah. Tentu dengan kurikulum merdeka membuat kita memiliki alternatif model pembelajaran yang lebih dinamis. Bisa menggunakan pembelajaran hybrida dan kerja nyata atau magang mahasiswa yang dapat dikonversi dalam jumlah SKS untuk meraih gelar sarjana.

Pada akhir acara Stadium General dilaksanakan penyerahan cinderamata dari Ketua STIQ Annur Lempuing OKI oleh Dr. Syamsuddin, M.Pd.I kepada Dr. Afriantoni dan juga Dr. Saipul Annur, M.Pd pada Stadium General ni yang berlangsung dengan sambutan yang penuh antusias dari para mahasiswa di lingkungan STIT Annur yang mencerahkan.(ivan)