REHATNEWS- Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Firman Akbar menegasakan Pemerintah Kabupaten Muba melalui dinas sosial harus memastikan agar penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang terdampak khususnya masyarakat menengah ke bawah tanpa terkecuali juga bagi penyandang disabilitas harus menerima bantuan langsung tunai tersebut.
“Dalam kondisi yang tidak normal seperti saat ini pemerintah harus lebih bijak, sekali lagi ini kan kondisi pandemi terlebih penyandang disabilitas harus dapat BLT itu.”ungkap Firman ,Sabtu (9/5).
Dikatakannya, permasalahan sekarang ini, pemerintah Kabupaten itu tidak bisa melihat secara keseluruhan banyak sekali yang berhak mendapatkannya, khususnya penyandang disabilitas lansia yang tidak terdata.
“standar pendataan kita dalam kondisi normal ini kan KK dan KTP keluarga penerima manfaat,dari itu sekali lagi saya tegaskan bahwa ini kan kondisi pandemi masyarakat kalangan menengah saja sekarang ini kondisinya sudah ah ah menengah ke bawah. dalam hal kondisi inilah pemerintah harus bijak dalam hal penyaluran bantuan langsung tunai sehingga bantuan yang disalurkan memang benar-benar tepat sasaran,”tegasnya.
Politisi dari partai amanat nasional ini mengatakan, khususnya penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Muba ini merupakan kalangan dari ekonomi menengah ke bawah jadi ini harus menjadi prioritas dalam hal penyaluran bantuan langsung tunai.
“Kita meminta agar dinas sosial dalam hal penyaluran BLT ini harus tepat sasaran, terlebih bagi mereka benar -benar masyarakat miskin,lansia dan penyandang disabilitas,”tukasnya.
Sementara itu Supriyanto salah satu penyandang disabilitas tunanetra suami dan istri yang tinggal di desa pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin kesesehariannya bekerja sebagai tukang pijat mengaku sangat terdampak akibat pandemi Covid -19.
“iya mas sangat berdampak sekali biasanya dalam sehari bisa memijat lima sampai enam orang sekarang, paling satu atau dua orang,”kata Supriono.
Sementara,saat ditanya apakah dirinya mendapatkan bantuan dari pemerintah baik dari pusat ataupun dari pemerintah Kabupaten terkait dampak sosial dan ekonomi akibat pandemik Covid -19, ia menyebut belum mengetahui maupun menerima secara langsung bantuan yang ada dari pemerintah Kabupaten khususnya.
“Kemarin kita disuruh ngumpul KK dan KTP oleh pemerintah Desa udah kita serahkan tapi belum tahu apakah terima atau tidak.sementara untuk bantuan lain yang dari pusat selama ini Dirinya belum pernah mendapatkan baik dari PKH maupun lainnya.”katanya.
Dirinya berharap, dengan kondisi keluarga seperti saat ini ia berharap app mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti bantuan PKH untuk bisa menujangan ekonomi keluarganya dalam memenuhi kebutuhan sehari -hari.
“Ya lihatlah sendiri Mas kondisi keadaan rumah kami apaan beratap nih pah tentunya berharap adanya bantuan dari rumah pemerintah ,”harapnya. (Fiz)








