REHATNEWS – Kader Partai Golkar Sumsel meminta oknum-oknum yang menyebarkan meme yang mendiskreditkan Dewan Pembina Partai Golkar Alex Noerdin tak lagi menyebarkan meme tersebut.
Permintaan tegas itu disuarakan Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPRD Sumsel. Jika masih ada pihak yang menyebarkan meme yang kini beredar luas di media sosial tersebut, fraksi Partai Golkar Sumsel akan menuntut dan menempuh jalur hukum.
“Kami atas nama fraksi Partai Golkar Sumsel meminta agar jangan lagi meme itu disebar. Kami mendukung agar ini dilaporkan ke aparat kepolisian sebagai efek jera bagi pelakunya,” tegas Sekretaris FPG DPRD Sumsel, H Hasbi Asadiki,S.Sos, Rabu (14/4).
Ditambahkan pula oleh Wakil Ketua FPG DPRD Sumsel, Nadia Basyir,SE yang menuntut agar pihak-pihak yang dengan sengaja telah menyebarluaskan meme tersebut menghentikan aksinya. Mengingat, dampak pasca tersebarnya meme yang mendeskriditkan Alex yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golkar Sumsel membuat gusar sekaligus seluruh kader Partai Golkar di Sumsel.
“Beliau yang selama dua periode memimpin Sumsel serta tiga periode memimpin Golkar Sumsel. Sudah banyak jasanya bagi kemajuan daerah ini. Justru dengan meme yang secara sengaja disebarluaskan di media sosial seperti diperolok-olok, kami selaku kader tidak terima. Jadi, tolong stop berhentilah menyebarluaskan meme yang terkesan membangun opini yang mendeskriditkan beliau,” tegas Nadia yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Sumsel ini.
Anggota FPG DPRD Sumsel, H David Antoni Aljufri (HDA) juga mengamini kurun dua hari terakhir publik Sumsel khususnya kader Golkar diliputi perasaan gusar akibat tersebarnya meme yang mengaitkan Alex Noerdin.
“Jelas itu merupakan pelanggaran UU ITE, karena apapun hasilnya stop meme biarlah proses hukum yang menentukan,” tegas HDA yang juga ketua DPD Partai Golkat Empat Lawang ini.








