REHATNEWS – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dinilai telah berhasil dengan komitmennya untuk memerhatikan dan menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas.
Bahkan tidak hanya Aksesbilitas sarana dan prasarana pemberdayaan, pembinaan atlet disabilitas, pelatihan keterampilan dan peningkatan skill disabilitas, serta fasilitasi tenaga kerja disabilitas pun sudah dilakukan.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Musi Banyuasin, Chandra Wijaya SH mengatakan, saat ini fasilitas sarana dan prasarana aksesibel bagi penyandang disabilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Muba sudah sesuai yang diharapkan. Upaya itu terus dilakukan dengan disediakanya sarana dan prasaran di setiap instansi perangkat daerah.
“Fasilitas sarana dan prasarana untuk disabilitas alhamdulillah sudah ada beberapa fasilitas yang sudah dibuat pemerintah Kabupaten dan masing-masing instansi. Contoh Pemkab membangun pedestrian trotoar ada jalur khsusus tunanetra, di instansi lain ada simbol parkir bagi disabilitas dan lain-lain, ” ungkap Chandra, dihubungi Kamis, (1/4).
Lanjut dia, komitmen yang sudah berjalan sejak tiga tahun terakhir telah dilakukan Pemkab Muba telah memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas. Bahkan di beberapa instansi membuka pelayanan penjemputan bagi disabilitas.
“Inovasi antar jemput difabel pengadilan agama untuk di Muba perkembangannya sudah sampai fasilitas mengakomodir penjemputan bagi disabilitas misalnya Dinsos dan Pengadilan agama, ” ungkapnya.
Fasilitas warga penyandang disabilitas di Kabupaten Muba sudah cukup ideal dengan warga disabilitas berjumlah sekitar 2.000 orang. Menurutnya bahkan fasilitas bagi disabilitas di Muba sudah cukup maju dibandingkan Kota Palembang.
Kendati sudah banyak yang dibuat oleh Pemkab Muba, ia menilai masih belum maksimal karena ada beberapa sektor yang belum tersentuh.
“Di sektor pendidikan dan kesehatan belum maksimal. Namun akan kita terus dorong. Kami bisa memaklumi memang maksimal secara instan itu tidak bisa, tapi yang penting upaya untuk terus berkomitmen membangun fasilitas bagi disabilitas itu yang patut dicontoh pemerintah daerah lain, ” ujarnya.








