Home Sumsel Dewan Ingatkan Disipilin Prokes

Dewan Ingatkan Disipilin Prokes

Rapat paripurna XXVIII DPRD Prov Sumsel, Senin (3/4/2021).

REHATNEWS, – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengingatkan kepada Pemprov Sumsel agar lebih tegas dalam menegakan protokol kesehatan (Prokes). Hal ini disampaikan Anggota DPRD Sumsel dari fraksi partai Golkar Nadia Basyir, Senin (3/5/2021)

Kata Nadia, meski Gubernur Sumsel membantah Sumsel bukan menjadi yang pertama tertinggi dalam penularan Covid-19 di Indonesia. Namun hal itu bukan menjadi Fokus utama, seperti fakta di lapangan, Nadia melihat jika seperti di pasar tradisional, banyak pedagang dan pengunjung yang tidak memakai masker atau menerapkan Protocol kesehatan.

“Tidak penting Sumsel peringkat berapapun dalam sebaran Covid, Kita tidak memperdebatkan itu, yang jadi fokus utama kita bagaimana menimbulkan kembali kesadaran masyarakat dalam menerapkan Prokes, karena kesadaran ini saya lihat mulai kendor,” kata Nadia ditemui usai Paripurna.

Lanjut dia, dirinya juga melihat jika kendurnya pengawasan dari Pemerintah sehingga banyak masyarakat yang mengendurkan diri dari pentingnya Prokes.

“Ini harus menjadi perhatian pemerintah, Kita memiliki kewajiban untuk menigingatkan kepada masyarakat. Apalagi jika kalian lihat di pasar banyak pedangang dan masyarakat itu tidak memakai masker. Turunkan petugas juga Pol PP di setiap tempat kerumunan agar masyarakat ini sadar dan mau memakai masker,” ungkapnya.

Nadia juga merespon saran Menteri Dalam Negeri (mendagri) untuk kembali membuka Wisma Atlit sebagai tempat rumah sehat atau tempat isolasi Covid-19. “Itu bagus sekali, kita lihat saat ini tingkat terisi rumah sakit sudah 65 persen. Angka ini cukup besar, apalagi Palembang sekarang Zona merah. Jadi ini snagat membantu jika di buka kembali,” pungkasnya.

Sementara itu dalam sambutanya pad Rapat Paripurna DPRD Sumsel hari ini, Gubernur membantah jika Provinsi Sumsel peringkat pertama dalam penularan Covid-19. Katanya, jika di lihat pada Real Time tingkat pemaparan covid-19 Sumsel berada di peringkat 13 di Indonesia.

“Kalau yang besar itu BOR nya (Bed Occupansi Rate) persentasinya 65 persen. Memang jika dilihat adanya kekenduran dari masyarakat dalam penerapan prokes, untuk itu kita sebagai pemimpin, tokoh agar mencontoh,” pungkasnya.