Beranda Ekonomi Harga Tahu dan Tempe Naik, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

Harga Tahu dan Tempe Naik, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

REHATNEWS, – Tingginya harga kedelai saat ini berimbas pada naiknya harga tahu dan tempe di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang.

Di Pasar 26 Ilir Palembang misalnya, harga tahu dan tempe terpantau naik sebesar 20 persen dari harga sebelumnya dari harga Rp 1000 per potong kini menjadi Rp1200 per potong.

Kenaikan harga tahu dan tempe membuat turunnya daya beli masyarakat akan kebutuhan panganan tahu dan tempe yang biasa menjadi lauk pauk masyarakat.

Sri, salah satu pedagang di Pasar 26 ilir mengatakan, kenaikan harga tahu dan tempe sudah berlangsung sejak beberapa minggu belakangan.

“Ya harga tahu saat ini naik 20 persen dari biasanya. Imbasnya pembeli menurun sudah beberapa minggu in,” ungkapnya saat diwawancarai, Kamis (3/6/2021)

Akibat kenaikan harga tersebut, Sri mengeluhkan sepinya pembeli. Jika biasa lapaknya bisa menjual 1000 potong tahu, kini hanya mampu menjual 700 potong tahu.

“Dengan adanya kenaikan kedelai ini imbasnya sangat besar sekali kami sebagai pedagang ini sangat rugi tapi mau bagaimana lagi,” keluhnya.

Terakhir ia berharap semoga Pemerintah bisa menormalkan lagi harga kedelai agar masyarakat dan dirinya sebagai pedagang bisa kembali berjualan seperti biasanya yang ramai pembeli.

“Ya semoga saja kedepannya bisa lebih baik lagi dan pemerintah bisa menormalkan harga kedelai jadi harga tahu dan tempe bisa normal juga,” tutupnya. (Van)